
Pengantar
Direktur Bank Pembangunan Nasional syariah, Muamar Torik, mengumumkan komitmennya untuk membiayai pembangunan pendidikan di Indonesia. Fokus proyek ini adalah pada program universitas yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan di tanah air.
Menangani Pengeluaran Kesehatan
Dalam pertemuan yang berlangsung di London pada 20 Januari 2026, Torik menyoroti pengeluaran besar masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri. Dalam megurangi biaya tersebut, pemerintah berpotensi menghemat hingga US$6 miliar atau setara dengan Rp101 triliun, berdasarkan kurs Rp16.890. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dalam negeri.
Pengembangan Universitas Baru
Rencana ini mencakup pembangunan 10 universitas baru yang akan fokus pada kedokteran, kedokteran gigi, farmasi, serta sains dan teknologi. Universitas-universitas ini direncanakan memiliki standar internasional, dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Mulai tahun 2028, universitas baru ini diharapkan sudah dapat menerima mahasiswa, mengatasi kekurangan 140 ribu dokter di Indonesia, dan mendukung peningkatan kemampuan akademik melalui keterlibatan dosen asing.
Leave a Reply