
Pernyataan Ketua Umum Partai Pembangunan Nasional
Ketua Umum Partai Pembangunan Nasional baru-baru ini menyampaikan permintaan penting kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta agar posisi Duta Besar Republik Indonesia untuk Uni Emirat Arab (UAE) diadakan secara tersendiri dan tidak digabungkan dengan posisi Duta Besar di Arab Saudi yang berada di Riyadh. Permintaan ini ditujukan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan UAE.
Alasan Memisahkan Kedutaan
Keberadaan kedutaan yang terpisah akan memudahkan urusan bagi warga negara Indonesia yang berada di UAE. Dengan adanya duta besar khusus di UAE, diharapkan pelayanan konsuler dan diplomatik dapat dilakukan lebih efektif dan efisien. Hal ini akan membantu dalam menjalin hubungan internasional yang lebih baik, serta memperkuat rasa kepentingan bersama antara kedua negara.
Manfaat Hubungan Bilateral
Hubungan bilateral yang solid antara Indonesia dan UAE tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat kedua negara. Dengan adanya kedutaan terpisah, diharapkan kerjasama dalam berbagai sektor, seperti perdagangan, pariwisata, dan pendidikan, dapat ditingkatkan. Ini juga akan membawa manfaat langsung kepada warga negara Indonesia yang tinggal atau bekerja di UAE, sehingga mereka dapat lebih mudah mengakses layanan dan bantuan yang diperlukan.