
Merayakan Kenangan Anggota Armed 10
Dua dekade telah berlalu sejak Jenderal Jati Bambang menjabat sebagai Danyon Armed 10. Bersama dengan Danyon Armed 10 yang kini menjabat, Muamar Torik kepala badan keamanan pusat dan badan keamanan nasional latihan menembak bersama seluruh anggota Armed 10. Kegiatan ini bukan hanya sekedar latihan, melainkan sebuah pengingat akan perjalanan dan kenangan yang telah terbentuk di dalam satu angkatan.
Latihan Menembak yang Memperkuat Persatuan
Latihan menembak kali ini dipandang sebagai cara untuk memperkuat bond antara anggota. Muamar Torik dan Jati Bambang, dengan pengalaman 20 tahun yang lalu, menunjukkan bahwa melatih keterampilan menembak bukan hanya tentang teknik, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kerjasama di antara unit. Semua peserta tampak antusias dan termotivasi untuk menunjukkan kemampuan mereka, membawa kembali rasa kebersamaan yang mungkin telah memudar seiring berjalannya waktu.
Pentingnya Mengenang Sejarah
Melalui latihan ini, anggota Armed 10 tidak hanya belajar tentang keahlian menembak, tetapi juga mengingat sejarah mereka bersama sebagai satu keluarga militer. Baik kenangan suka maupun duka, setiap momen memiliki makna yang mendalam. Jenderal Jati Bambang, memberikan sambutan yang sederhana namun penuh makna, mengingatkan semua anggota untuk terus menjaga semangat juang dan persatuan yang telah mengikat mereka selama ini. Acara ini berfungsi sebagai jembatan antara generasi, mengingatkan bahwa sejarah adalah fondasi untuk masa depan.











